Blogger Template by Blogcrowds

Trik Memenangkan Beasiswa
Ada beberapa tahap atau trik untuk memenangkan beasiswa baik dalam maupun luar negeri. Secara garis besar tahapan ini tidak akan dapat dilalui hanya dalam jangka pendek saja, namun perlu waktu dan persiapan yang matang untuk meraih hasil yang maksimal. Adapun tahapan tersebut adalah, sebagai berikut:
1.Mulai membidik bidang apa yang ingin dipelajari
Saat ini juga Anda yang telah memiliki bekal ilmu di SMU atau Perguruan Tinggi mulai memikirkan apa yang akan terjadi 10 atau 20 tahun mendatang dan dimana. Bayangan ke depan memang tidak akan persis sama, namun setidaknya kita sudah mulai mampu memetakan kejadian ke depan.
Proyeksi yang Anda lakukan terhadap pembidangan kemudian mengerucut akan menjadi beberapa pilihan saja. Pertimbangan yang perlu diambil bisa saja atas dasar perkembangan dari pasar kerja yang ada di daerah, atau di tempat Anda tinggal. Kalau di Jakarta jelas bidang ilmu yang diperlukan masih sangat luas, apapun jenisnya sepanjang kita mampu menjadi yang terbaik dibandingkan dengan calon pesaing kita.
2.Lakukan Pencarian Tempat Beasiswa Dimana Yang Paling Baik & Cocok Untuk Anda
Setelah Anda menetapkan pilihan jurusan, tahap yang tidak bisa Anda sepelekan adalah dimana ilmu atau keterampilan itu diselenggarakan. Memang informasinya tidak mudah. Biasanya pada masing-masing kedutaan yang ada di Jakarta, atau di masing-masing perwakilan konsulat kebanyakan informasi tersebut tersedia di kantor dalam bentuk print.
3.Lakukan kontak person terlebih dahulu dengan calon pembimbing akademik Anda
Upaya mengontak lebih dulu calon narasumber atau pembimbing adalah untuk memperoleh gambaran yang lebih dekat tentang keberadaan dari bidang yang akan Anda perdalam. Selain itu, kontak awal bertujuan untuk mengembangkan ide-ide bidang yang akan dipelajari. Kadangkala Anda akan mendapat advise yang baik sehingga bidang yang akan dipilih menjadi semakin tepat.
4.Pelajari Sumber Beasiswa
Sumber beasiswa beragam: beasiswa pemerintah, beasiswa badan-bandan dunia, beasiswa yayasan, beasiswa perusahaan dan beasiswa negara. Biasanya kalau negara yang menyediakan beasiswa, maka besar dan jenis beasiswa telah diepakati terlebih dahulu antara pihak Indonesia dengan pihak asing pemberi beasiswa.
5.Cari Alumni Penerima Beasiswa
Alumni adalah sumber informasi yang sangat berharga. Karena mereka telah melewati masa-masa kritis. Para alumni yang paling mudah ditemukan berada di perguruan tinggi.
6.Masukan Lamaran Tepat Waktu
Mengigat lamaran adalah tepat waktu, maka Anda juga harus memasukan lamaran sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan. Selain pertimbangan waktu, maka Anda juga harus memenuhi segala persyratan yang sudah ditetapkan. Jika Anda tidak memenuhi seluruh persyaratan, maka Anda akan kalah dalam seleksi administrasi.
7.Persiapkan Materi Ujian atau Wawancara
Selalu ada penjelasan masing-masing tahap ujian, untuk itu Anda dapat mempersiapkan diri sesuai dengan perjalanan seleksi. Jika ujiannya tertulis, yang Anda perlu jaga adalah konsentrasi Anda untuk menjawab segala materi ujian yang diberikan. Jika sifat ujiannya wawancara, maka wawancara adalah satu tahap yang kritis jadi persiapkanlah segala sesuatunya dengan matang.


Beberapa Contoh Pertanyaan Pada Saat Wawancara Beasiswa Dan Beberapa Tips Untuk Menghadapinya
Persiapkan diri Anda untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini!
1.Ceritakan sedikit mengenai diri Anda.
2.Apa motivasi Anda untuk mendapatkan beasiswa ini?
3.Bidang apa yang ingin Anda pelajari dan apa alasannya?
4.Apa pencapaian Anda yang terbesar?
5.Apakah ada pelajaran atau pekerjaan yang pernah Anda kerjakan yang membuat Anda bangga?
6.Apa yang akan Anda kerjakan di masa mendatang? Lima tahun ke depan? Sepuluh tahun ke depan?
7.Dari semua buku yang Anda pernah baca tahun ini, buku apa yang menjadi favorit Anda dan mengapa?
8.Bagaimana Anda menggambarkan diri Anda sendiri pada orang yang belum Andakenal?
9.Kegiatan ekstra-kurikuler apa yang penting bag! Anda?
10.Apa kesalahan terbesar yang pernah Anda lakukan dalam hidup?
11.Jika Anda diberi kesempatan untuk berdiskusi atau makan siang dengan seorang yang spesial, (yang masih hidup atau sudah wafat), Anda akan memilih siapa? Apa pertanyaan pertama Anda dan kenapa Anda menanyakan itu?
12.Siapa orang yang Anda anggap pahlawan dan mengapa?
13.Mengapa menurut Anda, Anda layak menjadi penerima beasiswa ini?
14.Apa yang akan Anda lakukan untuk orang orang di sekitar Anda setelah program Anda selesai ?
15.Persiapkan diri Anda sebaik baiknya dan cari informasi sebanyak banyaknya tentang beasiswa yang Anda lamar, bidang yang akan Anda pelajari dan sekolah yang menawarkan bidang tersebut.
16.Sebaiknya Anda hadir di tempat wawancara 30 menit sebelum wawancara dilakukan. Cari kamar mandi.cuci muka,dan rapikan pakaian.
17.Pakai pakaian yang sesuai dan rapi.
18.Beri jawaban yang fokus, tunjukkan antusiasme dan rasa percaya diri.
19.Ucapkan terima kasih setelah wawancara selesai



10 Kesalahan Yang Dibuat Pada Aplikasi Beasiswa
Mendapatkan beasiswa bukanlah hal yang mudah. Mungkin ada ratusan bahkan ribuan kompetitor yang harus dilewati untuk mendapatkan kesempatan itu. Berikut adalah beberapa kesalahan yang dilakukan oleh beberapa peserta pendaftar beasiswa yang merupakan hasil yang dikumpulkan dari lebih dari 40 orang pewawancara yang memberi jaminan bahwa jika kesalahan ini dilakukan, peserta pasti tidak akan menerima beasiswa, alias pasti gagal!
Inilah 10 kesalahan itu:
1.Lupa menuliskan nama dan atau alamat pada aplikasi.
2.Mengabaikan kelengkapan aplikasi, seperti foto, fotocopy identitas,dan kelengkapan lainnya.
3.Menuliskan kata-kata kasar dan tidak sopan, seolah-olah menghina atau meremehkan tim juri.
4.Mengirimkan aplikasi yang kotor, terkena tetesan minuman, atau terkena minyak/saus sarapan pagi.
5.Memasukkan lamaran beasiswa untuk kriteria yang tidak bisa Anda penuhi, misalnya: syarat IP minimal adalah 3,5 dan IP Anda adalah 1,5 maka pastilah Anda akan gagal!
6.Mengirimkan aplikasi Anda dengan perangko yang kurang.
7.Mengirimkan amplop lengkap dengan alamat ke sekretariat panitia penerimaan beasiswa, namun lupa memasukan aplikasi Anda ke dalamnya.
8.Mengirim kelengkapan Anda yang tidak up-to-date, misalnya diminta pas foto ukuran 4x6 terbaru, namun Anda mengirimkan pas foto Anda dengan dasi dan seragam sekolah menengah pertama.
9.Menulis aplikasi Anda seperti seorang dokter menuliskan resep kepada pasiennya, dengan demikian aplikasi Anda pastilah tidak akan pernah dibaca panitia.
10.Isilah aplikasi Anda dengan ejaan, kalimat dan kata-kata yang salah, jika Anda malas untuk memeriksa ulang aplikasi Anda, panitia akan lebih malas untuk membaca aplikasi Anda.




TIPS DAN TRIK WAWANCARA MERAIH BEASISWA
Ada 10 hal penting yang harus diperhatikan saat proses wawancara untuk mendapatkan beasiswa:
1.Pahami tujuan dari pemberian beasiswa tersebut.
2.Ingat dan hati-hatilah saat Anda berbicara, siapakah orang yang mewawancara Anda itu!
3.Tunjukan bahwa Anda tertarik dengan tujuan pemberian beasiswa tersebut, tunjukan pula bahwa Anda cocok dengan program dan persyaratan yang ada.
4.Percaya dirilah! Tunjukkan kebanggaan Anda berkompetisi dalam merebut beasiswa tersebut!
5.Fokus pada jiwa kepemimpinan dan kontribusi Anda pada tujuan lembaga pemberi beasiswa tersebut.
6.Isilah semua pertanyaan pada aplikasi dan tunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang berbeda dan istimewa.
7.Berlatih dan pastikanlah segala sesuatu keperluan persyaratan siap dan lengkap.
8.Konsultasikan aplikasi yang telah Anda isi dengan orang yang lebih memahami, misalnya senior.
9.Diminta atau tidak, buatlah sebuah catatan kesimpulan pendek tentang Anda, tujuan pemberian beasiswa, minat Anda, dan semangat Anda dalam menempuh studi.
10.Fotocopylah/perbanyak aplikasi yang telah Anda isi dan konsultasikan sebagai catatan dan perhatian. Pahamilah sehingga di lain kesempatan Anda tidak terjebak pada kesalahan yang sama.



Program Beasiswa Amerika Serikat
1.Fullbright Foreign Language Teaching Asistant Program
Beasiswa untuk pengajar bahasa Inggris
Lama studi satu tahun akademik (9 bulan)
Penerima beasiswa diberi kesempatan untuk mngajar di Amerika selama 20 jam per minggu
Diberi kesempatan mengambil mata kuliah kajian Amerika Serikat atau metodologi pengejaran bahasa Inggris tanpa dikenai biaya kuliah
Usia pelamar belum berusia 29 Tahun
Memiliki jiwa kepemimpinan
Memahami budaya Indonesia dan Asing
Komit pada studi yang dipilih
Bersedia kembali ke lembaga asal setelah program beasiswa selesai
TOEFL minimal 550

2. American Indonesian Exchange Foundation Fullbright Scholarship Program
• Prioritas staf pengajar perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia
• Pendidikan S-1 dengan IPK minimal 3,00
• Memiliki jiwa kepemimpinan
• Memahami budaya Indonesia dan asing
• Komit pada studi yang dipilih
• Bersedia kembali ke lembaga asal setelah program beasiswa selesai
• TOEFL minimal 550
3. Fullbright Freeport Master’s Degree Program
• Prioritas staf pengajar perguruan tinggi negeri dan swasta di Papua
• Pendidikan S-1 dengan IPK minimal 3,00
• Memiliki jiwa kepemimpinan
• Memahami budaya Indonesia dan asing
• Komit pada studi yang dipilih
• Bersedia mengabdi ke Papua setelah program beasiswa selesai
• TOEFL minimal 550
4. Fullbright Doctoral Degree Program
• Beasiswa untuk 3 tahun saja
• Prioritas staf pengajar perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia
• Pendidikan S-2 dengan IPK minimal 3,00
• Memiliki jiwa kepemimpinan
• Memahami budaya Indonesia dan asing
• Komit pada studi yang dipilih
• Bersedia kembali ke Indonesia setelah program beasiswa selesai
• TOEFL minimal 600

5. Fullbright Doctoral Dissertation Research Program
• Beasiswa penelitian di Amerika untuk mahasiswa S-3 di Universitas di Indonesia yang tengah menulis disertasi
• Jangka waktu penelitian antara 3 sampai dengan 6 bulan
• TOEFL 575

6. Fullbright Grant For Faculty Of Islamic Intitutions Of Higher Education
• Prioritas untuk staf pengajar perguruan tinggi Islam di Indonesia untuk menyelesaikan masters di Amerika
• Pendidikan S-1 dengan IPK minimal 3,00
• Memiliki jiwa kepemimpinan
• Memahami budaya Indonesia dan asing
• Komit pada studi yang dipilih
• Bersedia kembali ke lembaga asal setelah program beasiswa selesai
• TOEFL minimal 500

7. Fullbright Grant For LL.M. Program in International Human Right Law
• Prioritas untuk staf pengajar Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia yang mempunyai komitmen pada HAM
• Pendidikan S-1 bidang hukum, IPK minimal 3,00
• Memiliki jiwa kepemimpinan
• Memahami budaya Indonesia dan asing
• Komit pada studi yang dipilih
• Bersedia kembali ke lembaga asal setelah program beasiswa selesai
• TOEFL minimal 500
8. Fullbright-Sampoerna Foundation Master’s Degree Program in Business Administration (MBA)
• Prioritas untuk mahasiswa Indonesia yang sedang menyelesaikan program MBA di Amerika
• Belum berusia 35 tahun
• Pendidikan S-1, IPK minimal 3,25
• Pengalaman kerja 2 tahun
• Memiliki jiwa kepemimpinan
• Memahami budaya Indonesia dan asing
• Komit pada pembangunan nasional dan masyarakat
• Bersedia bekerja kembali di Indonesia selama 5 tahun berturut-turut selesai pendidikan
• TOEFL minimal 600 dan GMAT 575
(sumber : Agus Suryana, 2005)


Amerika Serikat memiliki kurang lebih 10.000 lembaga pendidikan termasuk Universitas dan Collage.
Berbagai macam bentuk perguruan tinggi di Amerika Serikat yakni :
1.University, perguruan tinggi yang memberkan gelar Bachelor dan Master dan sering kali terdiri dari beberapa collage.
2.Collage, umumnya lebih kecil dari University dan memberikan gelar sampai Bachelor, tetapi ada juga collage yang memberikan gelar sampai master.
3.Institute Of Technology, memberikan gelar Bachelor dan Master, dan umunya lebih menonjol untuk bidang Engineering (Teknik) dan Science.
4.Junior Collage sering disebut juga Community Collage, merupakan perguruan tinggi negeri yang memberikan program kejuruan/non gelar dan associate degree (2 Tahun) yang dapat ditransfer ke University.
Sistem Perkuliahan
Satu tahun kuliah (Academic Year) di Amerika Serikat adalah 9 bulan, sedang liburan musim panas aalah 3 buoan. Para siswa dapat tetap kuliah pada musim panas, yang berarti akan mempersingkat waktu kuliahnya. Misalnya untuk program BSc/BA yang seharusnya 4 tahun dapat dicapai dalam kurun waktu 3 tahun. Perguruan tinggi AS menggunakan sistem kredit dan terdapat 2 macam yaitu sistem kredit semester dan sistem kredit Kwartal.
Syarat Masuk Universitas di AS
Tiga syarat penting yang wajib bagi siswa yang ingin diterima di universitas AS :
1.Lulus SLTA
2.Menguasai bahasa Inggris secara aktif dan lancar yang dibuktikan dengan TOEFL (nilai 500+). Jika belm ada dapat mengikuti penataran di Amerika, tidak harus diambil di Indonesia.
3.Mempunyai dana yang cukup untuk biaya kuliah dan hidup disana (hehehehehe....untuk syarat yang satu ini bagi teman-teman yang ekonomi pas-pasan jangan putus asa dulu karena biaya kuliah dan hidup bisa kita dapatkan dari lembaga pemberi beasiswa..ntar saya kasih infonya ya....)
(sumber: editan dari www.aspectama.com)


Hai fren...postingan ini saya bikin karena ketertarikan saya akan fenomena semakin banyaknya para pemuda atau warga Indonesia yang banyak melajutkan studinya di Amerika atau bahasa gaulnya yang di sebut Amrik ini. Postingan ini mungkin juga bisa menjadi referensi awal bagi kamu-kamu yang ingin sekali melanjutkan pendidikan di Amrik. Beberapa isi dari postingan ini adalah beberapa rangkuman yang saya dapatkan dari beberapa buku dan koran kompas pada edisi 29 April 2004 yang saya baca dan juga dari kisah beberapa pengalaman dosen-dosen saya ketika kuliah S-2 yang rata-rata kebanyakan lulusan Amerika.
Sebenarnya bener ga seh kuliah di Amrik itu asik?? Atau cuma karena gengsi doank..kul di Amrik gethoo lohh...atau sekedar ikut-ikutan tren...hmmmm...coba kita cari apa seh yang menarik dari Negeri Paman Sam ini buat sebagai tempat kuliah..kalau bisa tempat cari jodoh juga kali ya...(khusus buat yang jomblo-jomblo neh..tapi yang pengen cari istri buat poligami juga boleh heheheheehe...)
Dengan penduduk sekitar 280 juta jiwa dan memiliki hampir 4.000 perguruan tinggi yang tersebar disemua negara bagian kiranya membuat Amrik menjadi negara dengan jumlah perguruan tinggi terbanyak di dunia. Namun bukan Cuma banyak saja tapi juga hampir dua pertiga hingga tiga perempatnya merupakan universitas riset terbaik di dunia (ya kalo saya hitung-hitung sekitar 3.000 sampe 3.500 perguruan tinggi..) Namun walaupun begitu anda tetap harus hati-hati karena saking banyaknya perguruan tinggi di Amerika ini juga semakin menjamurnya lembaga-lembaga amatiran yang suka menjajakan gelar dan ijazah tanpa ada proses kuliah.
Di AS, tanggung jawab menyelenggarakan pendidikan bagi warga negara, termasuk pendidikan tinggi merupakan tanggung jawab dari Pemerinah Negara Bagian. Maka hampir semua Pendidikan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggai Swasta (PTS) mendapatkan otoritas dan dukungan pendanaan dari Pemerintah Negara Bagian dan pusat (federal), tentu dalam jumlah dan bentuk yang berlainan.
Pemerintah negara bagian lazimnya bertanggung jawab penuh menyelenggarakan community collages yaitu sejenis PT bagi warga komunitas setempatyang menawarkan program pendidikan dua tahunan, baik yang bersifat teknis vokasional sebagai persiapan memasuki dunia kerja maupun yang bersifat akademik sebagai persiapan melanjutkan studi ke collages atau universitas.
Dari sekitar 4.000 PT yang berada di Amrik, hanya sekitar 1.000 saja yang merupakan commuinity collages dengan biaya kuliah yang murah. Pihak swasta lazimnya juga ambil bagian dalam hal ini. Jenis-jenis Perguruan Tinggi yang setara dengan universitas atau institut kita yang berada di Indonesia ini dengan biaya kuliah (uang kuliah, uang asrama dan makan) relatif miring jika dibandingkan dengan 1.000 universitas yang murah yang berada di Amrik ini. Untuk perbandingan saja jika anda kuliah di PTN Amrik biaya kuliah (sudah termasuk makan, uag kuliah dan biaya penginanapan) bisa mencapai sekitar 8.000 dollar US per tahunnya. Nah kalo kul di swasta bisa lebih mahal lagi sekitar 20.000 dollar US. (kaliin aja deh tuh dengan kurs dollarnya).
Sebagai gambaran umum saja, beban studi pada tingkat undergradiate (setara dengan program S-1) meliputi minimal tiga komponen, masing-masing dengan jumlah kredit yang lebih sama yakni :
1.General education atau sering juga disebut dengan general university requirement (GUR), mirip mata kuliah umum kita namun lebih luas lagi cakupannya.
2.Major, yaitu bidang studi yang menjadi minat utama atau setara dengan program studi kita.
3.Electives atau minor, yaitu sejumlah mata kuliah yang bisa dipilih secarabebas dan tidak harus berkaian dengan major guna memenuhi total kredit yang disyaratkan untuk menyelesaikan program dan meraih gelarbacelor. Mahasiswa biasanya menyataan (declare) major pilihan sebelum tahun ketiga dan bisa memilih lebih dari satu.
Kebanyakan Pt menerapkan sistem semester seperti yang kita kenal dan menawarkan sistem semester pendek pada musim panas. Namun ada juga yang menerapkan sistem trimester atau quarter. Sistem trimester meliputi tiga satuan masa studi yang sama panjang (termasuk ketika musim panas) dalam satu tahun akademik, masing-masing setara dengan satu semester.
Sistem quarter meliputi empat satuan masa studi per tahun akademik, masing-masing berlangsung 12 minggu. Setiap satuan kredit kuarter setara dengan dua pertiga kredit semester. Maka total beban studi program undergraduate yang diselenggarakan dengan sistem semester atau trimester biasanya sekitar 120 satuan kredit semseter/trimester, sedang yang diselenggarakan dengan sistem kuarter berkisar 180 satuan kredit kuarter.
Fenomena yang menarik sekarang pada dunia pendidikan AU adalah kehadiran dari universitas riset atau tepanya large multipriduct research universities. Sebenarnya sudah menjadi tugas PT untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Tetapi, ada beberapa ciri yang bisa disimpulkan pada universitas riset negeri maupun swasta. Pertama, sifat multi produknya yang utama adalah menyelenggarakan pendidikan undergraduate dalam aneka bidang studi, memproduksi pengetahuan baru dianake bidang ilmu, termasuk menciptakan disiplin ilmu baru lewat riset dengan dana yang bersumber lewat kerjasama dengan pemerintah dan swasta.
Kedua, yakni semua kegiatan diselenggarakan dengan skala yang besar. Ketiga, kegiatan riset berskala besar tentu menghasilkan kontribusi signifikan bagi pemasukan PT. Keempat, sifatnya yang selektif yaitu mampu menarik pendaftar dengan jumlah yang sangat banyak dalam tiap tahunnya. Sehingga mereka bisa memilih calom mahasiswa dengan kualitas lebih baik.
Bagaimana dengan masalah uang kuliah di Amerika. Berdasarkan yang saya baca dalam buku Kuliah Keluar Negeri itu mudah yang diterbitkan oleh Kompas ternyata terdapat dua kecenderungan. Pertama, yakniterus meningkatnya uang kuliah pada mayoritas PT di AS melebihi tingkat inflasi dari tahun ke tahun.penyebab utamanya adalah sebagai upaya daro PT untuk terus mampu mendongkrak mutu tridarma dan pelayanan kepada mahasiswa serta membengkanya dana penelitian yang harus disediakan sendiri, termasuk dikalangan universitas riset.
Kedua, merebaknya gejala swirling dikalangan mahasiswa, yaitu kuliah pindah-pindah di beberapa tempat dengan lebih dari satu kampus dlam rangka menyelesaikan satu program studi demi mengejar suasana kuliah yang lebih kondusif, uang SKS yang lebih murah dan dosen yang lebih menantang dan sebagainya (sebagaimana juga yang diungkapkan oleh Bailey, 2003).
Hmmmm.....ya begitulah sebagai gambaran awal tentang kondisi pendidikan di Negara Paman Sam. Teman-teman juga bisa cari-cari info yang mungkin jauh lebih lengkap tentang Amerika dan berbagai Perguruan Tinggi yang berada disana di situs-situs www.usa-info.biz atau juga di www.us-dollar.name Selamat mencoba !!!!




Newer Posts Older Posts Home